Minggu, 01 Mei 2016

Kadang-kadang Weekend Itu Bikin Sibuk Lho (Sedikit Cerita Tentang KonMari Method)


Weekend. Akhirnya Sabtu dan Minggu itu datang. Senangnya bisa lebih banyak terjadi hal yang tidak produktif seperti malas-malasan di tempat tidur sambil main sosmed, hingga yang rasanya berguna banget jika dilakuin seperti baca buku, skin care routine, dan mungkin menulis seperti yang saya lakukan sekarang.

Tetapi ada saatnya weekend saya tuh melelahkan. Hal ini akan terjadi ketika....kamar berantakan. Saking sibuknya ikut berbagai lab, rapat, dan kegiatan salah satu paguyuban yang saya ikuti, seperti melupakan saja goa tempat saya melakukan berbagai hal. Tempat tidur adalah bagian yang paling kelihatan berantakan, karena semua barang seperti baju kotor, buku, tas, gantungan baju, atau malah tisu bekas pakai pun ada di situ. Tempat kedua yang sering berantakan adalah meja belajar pastinya. Kertas-kertas bekas, buku-buku, alat tulis, ataupun alat makeup saya berserakan di sana.

Bukan hanya itu saja. Sebenarnya ada hal lain yang bisa bikin kamar terasa sumpek udaranya dan berantakan, yaitu barang-barang overload yang sebenarnya yang nggak pernah dipakai. Kebetulan saya ini tipe orang yang suka simpan-simpan barang, dan berpikir bakal digunakan barang itu nanti. Ya nanti.

Akibatnya adalah lemari tidak mampu memuat lagi kaos-kaos dan baju lain. Kontainer penuh dengan buku dan kertas bekas. Dan saya nggak lupa, di atas lemari adalah lokasi paling strategis, di mana barang apapun bisa saya taruh dan lempar sembarangan di sana.

Credit: Amazon & Twitter
Kemudian saya mengetahui tentang KonMari Method. Metode ini berasal dari pemikiran Marie Kondo, dalam bukunya yang berjudul The Life-Changing Magic of Tidying Up:The Japanese Art of Decluttering and Organizing. Intinya yang saya dapat sih metode ini adalah metode mengatur barang-barang yang tidak memberikan joy-feeling untuk dikeluarkan dari kamar, mengorganisir barang supaya nggak makan tempat dan beberapa cara lainnya. Atas idenya itu, sekarang Kondo telah diundang ke berbagai acara untuk mempresentasikan metodenya.



Saya belum baca bukunya sih, tetapi saya tahu dari video-video di YouTube. Beberapa vlogger sudah menerapkan hal ini dan kemudian membuat video tips dengan penyajian yang berbeda dan dapat memudahkan viewersnya.




Kayaknya bisa nih dijadikan inspirasi untuk makeover kamar saya. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar