Senin, 26 Desember 2016

Hotel Trip: The Mercure Manado Tateli Beach Resort

Bisa dibilang sohib angkatan. 
Jadi, jumlah mahasiswa angkatan jurusan saya tidak lebih dari 10 sekarang. Kami bertahan dari 'seleksi alam' dan berjuang mengakhiri masa studi kami hingga tahun ini, di jurusan ini. Syukurlah empat dari kami sudah memiliki gelar di belakang nama kami. Selama 4 tahunan kalo jalan-jalan ya saya lebih banyak bareng mereka. Sebagai angkatan yang muat dalam satu mobil Avanza, kami sama-sama punya vibrasi suara yang keras, ketawa paling keras, dan silly yet fun personality.


Berawal dari WhatsApp chat room, berbagai screenshot harga hotel memenuhi ruang pada suatu hari. Terpilihlah satu hotel untuk tempat berlibur, nongkrong, dan tidur. Kami harus punya satu momen bersama sebelum semuanya hanya bertemu beberapa kali karena kampus putih itu akan jarang kami singgahi. Beberapa minggu sebelumnya, kami mengecek langsung ke hotel itu, Mercure Manado Tateli Beach Resort. Kami sepakat mengambil satu malam di tanggal 19 Desember 2016. Dasar emang perfeksionis kami mengambil kamar yang menghadap kolam renang dan pantai. Salah satu dari kami akhirnya membayar pada hari itu. Ditraktir nih ceritanya...


Pada tanggal 19 Desember...
Kami janji pergi ke sana pukul 13.00, tapi benar-benar molor dari waktu yang ditentukan. Mobil teman kami justru harus ke sana kemari mengambil ini-itu, beli ini-itu, menjemput teman kami yang lain. Jadilah yang ikut sembilan orang. Sekitar jam 16.30-an akhirnya kami sampai di hotel yang berada di Tateli, Minahasa itu. Kami menempati kamar dengan double bed, tapi tidak terlalu luas jika dilihat dari jumlah kami. Tapi view-nya memuaskan! Dari jendela saya bisa melihat taman yang didesain apik dan kolam renang yang bentuknya seperti Amoeba (?) dengan pohon-pohon kelapa dan kursi-kursi malas. Jika saya jalan melewati kolam, setelahnya saya melihat pantainya.






Jadilah malam itu kami makan bareng, nonton TV yang ada di kamar, main UNO, foto-foto, ada sesi saling berbagi kado, dan terakhir sesi sharing. Pada malam hari, view taman dan kolam renang terlihat romantis. Lampu-lampu taman menyinari jalan-jalan setapak di taman. Angin darat sangat terasa ketika saya duduk-duduk di berandanya.

Besok paginya 20 Desember...
Kami hanya tidur selama dua jam. Kepala saya sedikit sakit karena kami hanya tidur 2 jam, tapi saya hayuk aja ikut berjalan ke arah pantai. Spot ini dikelilingi jalan setapak yang memotong sebagian pantai, biasanya dilewati para penyelam sebelum menaiki perahu. Saya dan beberapa teman memutari jalan itu. Di tepi pantai berjejer saung-saung. Selain itu di sisi lain ada semacam panggung yang berbentuk segitiga dan terlihat seperti chapel (tempat ibadah).  Padahal spot-nya bagus tetapi saya lupa untuk foto-foto di sana.




Dan hari itu diakhiri dengan berenang (tapi saya nggak ikut berenang sih) dan hectic packing! Kami beneran check out lebih cepat dari waktu yang ditentukan, karena teman kami yang bawa mobil buru-buru ada kegiatan yang harus dia hadiri.

Last but not least, trip ini mendekatkan kami semua. Semoga pertemanan ini tetap terjalin walaupun nanti kita terpisah setelah wisuda.

Akhir kata, Selamat Natal dan Tahun Baru 2017.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar